banner ad

JOGLO TANI WAHANA PEMBELAJARAN PERTANIAN TERPADU

Seiring dengan menyempitnya lahan pertanian dan keengganan generasi muda dalam menggeluti profesi sebagai petani, masalah ini menjadi sebuah keprihatinan mendalam berbagai banyak pihak. Namun, bila tidak segera melakukan aksi nyata, semuanya tinggal sebuah cerita. Sosok yang bisa menjadi tauladan sangat dibutuhkan untuk menjaga eksistensi cara bertanam, cara membibit dan berbagai langkah-langkah lain dalam hal pernanian.

Berlokasi di Dusun Mandungan, Desa Margoluwih, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman, tempat itu menjadi laboratorium pertanian, ternak dan menjadi ajang latihan para anak didik T.O Suprapto yang kuliah dibeberapa kampus di Yogyakarta.
Penemu sistem SRI atau System of Rice Intensification pada 1996 silam ini mengampu 350 anak didik yang ikut bersamanya. Mereka mendapatkan pelatihan berbagai macam mengenai pertanian dan peternakan. Sejauh ini, banyak para petani yang ikut pula dalam pelatihan yang Ia selenggarakan bersama timnya di ‘Jogjo Tani’ itu.

Bidang kerja yang dilakukan ‘Jogjo Tani’ antara lain: melakukan pendampingan, kemitraaan, dan kerjasama program. Memberikan pelatihan pertanian mandiri, wisata alam dan pedesaan, pelayanan jasa pertanian dan bisa digunakan sebagai laboratorium masyarakat.

Yang mau ikut bisa lihat link di bawah ini

http://www.facebook.com/events/177771959031089/

(Red : Saduran dari Website Lain)

Filed Under: AkademikFeaturedKemahasiswaan

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.

Counter created by http://emailextractor14.com