banner ad

Agrotek Unisri belajar APEL ke Batu

Unisri,25/01/18. Sebanyak 80 mahasiswa Program Studi Sarjana Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Agrotek Unisri) berangkat ke Batu Malang, pada hari Senin 22/01/18 pukul 20.00 WIB dari kampus Unisri menuju kota Agrowisata Batu, Malang, Jawa Timur. Menurut Dekan Fakultas Pertanian UNISRI, Ir.Siswadi,MP, mahasiswa tersebut didampingi oleh dua dosen pembimbing lapang, yaitu Ir. Kharis Triyono, M.Si, dan Dr.Ir. Dewi Ratna Nurhayati, MP.
“Kegiatan tersbut merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang diselenggarakan oleh Prodi S1 Agrotek FP Unisri dalam rangka memberikan bekal teknis secara riil bagi mahasiswa semester 6 di bidang budidaya pertanian”. Demikian ungkap Ir. Sartono, MP dalam sambutan pelepasannya di kampus setempat.
Dari laporan di lapang, Dr.Dewi Ratna MP, melaporkan bahwa rombongan Agrotek Unisri diterima oleh kepada desa Tawangargo, kecamatan Karangploso,Batu, Bapak H. Sukar. Sebelum rombongan melihat dan praktek langsung kebun apel di desa wisata Tawangargo, rombongan Agrotek Unisri diberi penjalasan di ruang kantor desa tentang daerah wisata dan bagaimana mengembangan pertanian secara organik yang menguntungkan secara ekonomi dan biodiversitas. Disamping itu, lanjut kepala PUPT kecamatan Karangploso, Ir,Nurhadi, menjelaskan “desa wisata dengan konsep biodiversitas memberikan pengaruh nyata bagi masyarakat setempat dalam memberikan lapangan pekerjaan dan halal”. Disamping halal dan menguntungkan, ” produk produk unggulan desa wisata seperti umbi, apel dan kopi ‘KARLOSTANGGO’ (karangploso tawangargo) akan menyumbangkan kebaikan untuk kehidupan masa depan yang jauh lebih baik”, tandasnya.
Ir. Kharis Tiryono, MP selaku ketua rombongan, melaporkan bahwa “rombongan mahasiswa sangat senang dan tertarik dengan desa wisata terutama produk unggulannya, berupa kebun apel yang menggiurkan”. Disamping itu, tak kalah menariknya ketika rombongan berada di tengah-tengah kebun apel sembari menikmati makan olahan produk unggulan berupa jagung manis, risol jagung, umbi, dan tentu saja buah apel yang langsung petik dari pohonnya.
Setelah mahasiswa kembali ke kampus, Dr Dewi berharap agar mahasiswa bisa menerapkan model budidaya organik yang diperoleh selama ada di Batu, dan dapat dijadikan inspirasi bagi penelitian baik dosen dan mahasiswa untuk pengembangan pertanian bagi kelompok tani di Solo.
“Rombongan akhirnya tiba di kampus setempat, pada hari Rabu, 24/01/18 pukul 10.30 dengan selamat.”

Filed Under: BeritaFeatured

About the Author: Dosen Fakultas Pertanian UNISRI, kompetensi statistika,perancangan percobaan, komputasi, dan pemrograman

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.

Counter created by http://emailextractor14.com